You are currently viewing Geopark Natuna Dampingi Tim Pengmas ITB Gelar Workshop di Cemaga Tengah

Geopark Natuna Dampingi Tim Pengmas ITB Gelar Workshop di Cemaga Tengah

  • Post author:
  • Post category:Berita

Tim Pengabdian Masyarakat dari Departemen Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran Institut Teknologi Bandung (DPMK ITB) bersama Badan Pengelola Geopark Nasional (BPGN) Natuna melaksanakan kegiatan workshop di Geosite Batu Kasah, Desa Cemaga Tengah, Kecamatan Bunguran Selatan, pada senin (22/06/2026) pagi.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat ITB dengan tema “Pemetaan Partisipatif Pengetahuan Ekologis Tradisional dan Inklusi Narasi untuk Geopark Natuna”. Kegiatan ini bertujuan menghimpun pengetahuan lokal masyarakat sebagai bagian dari upaya penguatan narasi dan pengelolaan Geopark Natuna menuju pengakuan internasional.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris I BPGN Natuna beserta jajaran pengurus BPGN Natuna, Kepala Desa Cemaga Tengah, Tim Pengabdian Masyarakat ITB, pengurus Geosite Batu Kasah, serta tokoh masyarakat, pemuda, dan perempuan yang telah diundang sebagai peserta diskusi.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengantar yang disampaikan Prof Ridwan Sutriadi, selaku ketua Tim Pengabdian Masyarakat ITB. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi diskusi kelompok terpumpun yang melibatkan tokoh masyarakat, kelompok perempuan, pemuda, serta pengelola geosite. Dalam sesi tersebut, peserta berbagi cerita, pengalaman, pengetahuan lokal, serta pandangan mengenai sejarah, potensi, dan upaya pelestarian di sekitar kawasan Geosite Batu Kasah.

Melalui pendekatan partisipatif, masyarakat diajak untuk mengidentifikasi berbagai lokasi penting yang memiliki nilai geologi, budaya, maupun lingkungan. Informasi yang dihimpun dari masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan data dan narasi Geopark Natuna yang berbasis kearifan lokal.

Setelah pelaksanaan istirahat, salat, dan makan siang bersama (ishoma), kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan situs di kawasan Geosite Batu Kasah. Tim ITB bersama peserta melakukan peninjauan lapangan ke beberapa situs yang telah disebutkan dalam kegiatan diskusi sebelumnya. Pada kesempatan ini, situs yang dikunjungi adalah situs Batu Kasah dan situs Batu Mineng.

Kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, pemerintah daerah, pengelola geopark, dan masyarakat dalam mendokumentasikan pengetahuan lokal yang selama ini diwariskan secara turun-temurun. Hasil dari kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat aspek geodiversity, biodiversity, dan cultural diversity yang menjadi pilar utama pengembangan Geopark Natuna.

Melalui sinergi berbagai pihak, Geopark Natuna diharapkan semakin siap dalam memperkuat kualitas pengelolaan kawasan serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mendukung upaya pengembangan geopark yang berkelanjutan, termasuk persiapan geopark Natuna menuju UNESCO Global Geopark.