Pengurus BPGN Natuna melaksanakan kunjungan ke STAI Natuna dalam rangka penguatan kerjasama yang telah ditanda tangani sebelumnya. Rombongan yang dipimpin Tukino S.P selaku sekretaris BPGN Natuna itu disambut langsung oleh ketua STAI Natuna, Dr. Umar Natuna, M.Pd, di ruang kerjanya.
Dalam koordinasi yang berlangsung sederhana dalam suasana kekeluargaan itu, ketua STAI Natuna menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan dan program kampusnya. Salah satunya adalah, bahwa STAI Natuna akan membangun Pusat Tamadun Melayu dan Geopark Natuna. Kemudian, pada peringatan hari jadi ke 25 tahun 2027, STAI Natuna akan menyelenggarakan seminar antar bangsa dengan mengusung tema Geopark.
“Saat ini STAI Natuna sudah memiliki, Pusat Studi Tamadun Melayu, namun nanti akan kita sesuaikan redaksinya menjadi Pusat Studi Tamadun Melayu dan Geopark Natuna. Juga akan dibuat seminar antar bangsa tentang Geopark pada HUT ke 25 STAI tahun 2027 nanti,” jelas Umar.

Pada kesempatan tersebut, Tukino, S.P juga menyampaikan hal-hal terkait Geopark yang bisa disejalankan dengan program STAI Natuna seperti penelitian bersama tentang kebudayaan, menerbitkan tulisan atau karya-karya ilmiah yang berkaitan dengan geopark, menjadikan desa-desa yang memiliki geoheritage / geosite sebagai lokasi KKN (Kuliah Kerja Nyata) dan lokasi program pengabdian mahasiswa.
Pada kesempatan tersebut STAI Natuna juga mengajukan permintaan bibit-bibit pohon langka yang bisa ditanam di sekitar kampus. Nantinya akan diberi keterangan serta narasi tentang pohon tersebut guna penguatan literasi.
Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain, Ketua STAI Natuna, wakil-wakil ketua, Ketua LPPM STAI Natuna, para kaprodi dan dosen. Sementara dari BPGN Natuna juga hadir Wakil sekretaris, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud, Kepala Bidang Destinasi Dispar, dan Peneliti Bapperida.